
Film The Day After Tomorrow menceritakan tentang Global Warming atau Pemanasan Global akibat penceman alam yang menyebabkan terjadinya perubahan suhu yang sangat ekstrim dibumi. Seorang klimatologist bernama Jack Hall (Dennis Quaid) dalam penelitiannya mendapatkan gambaran bahwa akan terjadi pencairan es kutub yang berpotensi menutup seluruh Gulf Stream dan secara radikal mengubah iklim sampai sekitar 100 tahun atau lebih yang akan menimbulkan jaman es baru. Jack memutuskan untuk memberi peringatan tetapi sayangnya peringatannya jatuh ketelinga orang yang tuli, telinga-telinga paling tuli itu adalah milik Presiden Blake (Perry King) dan wakil presidennya yang licik yang hanya perduli pada bisnis (Kenneth Welsh). Tiba-tiba iklim di belahan bumi utara berubah, angin topan besar mulai melanda di sebagian Amerika dan mulai merambat ke Meksiko. Sementara itu di kota Los Angeles terjadi badai tornado yang sangat dahsyat sehingga menghancurkan gedung-gedung pencakar langit, mobil-mobil berterbangan. Orang-orang pun berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri tetapi banyak juga yang malah terbawa ganasnya sebuah "Tornado", bahkan tulisan "HOLLYWOOD" pun sampai hancur dibuatnya. Bencana lainnya adalah terjadi angin ribut yang melanda Hawaii dan badai salju yang mengubur New Delhi. Jack dihadapkan pada tugas yang sangat sulit, Jack harus menyelamatkan anak lelakinya yang bernama Sam dan semua orang yang terjebak di perpustakaan, dengan di dampingi oleh dua orang sahabatnya Jack memutuskan untuk pergi menyelamatkan putranya. Dalam perjalanan Jack dihadapkan pada bencana yang membuat salah satu sahabatnya meninggal dunia. Jack tidak beputus asa walaupun harus menghadapi badai yang sangat ganas tetapi demi menyelamatkan putranya ia tetap bertahan dan melanjutkan perjalanannya itu. Sampai pada akhirnya ia menemukan perpustakaan tempat putranya berada, akan tetapi hampir seluruh bangunannya terkubur es. Jack mencari jalan untuk masuk perpustakaan sampai akhirnya ia menemukan putranya selamat bersama beberapa orang yang ada di perpustakaan yang bertahan dengan cara membakar buku-buku untuk menghangatkan ruangan. Akhirnya bantuan dari pemerintah datang dan mereka dibawa ke tempat yang aman.
Pesan yang bisa diambil dalam film "The Day After Tomorrow" antara lain adalah manusia harus arif dan ramah terhadap alam, karena jika kita merusaknya bahkan dalam skala yang sangat besar maka alam juga akan membalik keadaan itu dan memberikan bencana yang tidak kalah besarnya juga kepada kita. Untuk itu kita wajib menjaga dan memelihara kelestarian alam dari berbagai bentuk pengrusakan dan pencemaran. Namun kebanyakan dari kita belum sepenuhnya menyadari akan pentingnya menjaga kelestarian alam. Banyak sekali pencemaran yang terjadi dibumi, contohnya pencemaran udara oleh pabrik-pabrik yang membuang asap ke udara terbuka tanpa mempedulikan betapa bahayanya itu yang mengakibatkan lapisan ozon menipis dan menjadikan pemanasan global dibumi. Contoh lainnya adalah emisi kendaraan bermotor yang berlebihan, juga penebangan hutan semakin tahun semakin meningkat. Pesan lainnya adalah pengorbanan seorang ayah kepada anaknya yang rela melakukan apapun walaupun harus mempertarukan nyawanya dan dihadapkan pada kondisi yang sulit, tetapi seorang ayah akan tetap berjuang demi anaknya…
Yang terlibat dalam pembuatan film:
Sutradara : Roland Emmerich
Produser : Roland Emmerich & Mark Gordon
Penulis : Roland Emmerich (story)
Roland Emmerich & Jeffery Nachmanoff (screenplay)
Musik : Harald Kloser Sinematografi Ueli Steiger
Penyunting: David Brenner
Distributor : 20th Century Fox
Rilis : 28 Mei 2004
Durasi : 124 menit